Terasa sunyi hari-hari yang aku jalani. Aku hanya bisa terdiam dan termenung melihat kejanggalan hidup yang penuh misteri. Memang hidup tak seindah mimpi, cobaan silih berganti. Sudah semestinya aku tak seperti ini, tapi kenyataan seakan menuntunku untuk selalu terikat pada nafas-nafas yang tak pasti. Mengapa semua ini terjadi? Inginku berhenti sejenak melegakan kesendirianku di tengah-tengah gumpita hidup yang terus melaju. Tuhan ku tak sanggup lagi menahan perihnya hati, mengapa aku begini. Tuhan ku tak tahan lagi menangis seperti ini, jauhkan semua dariku. Berikan aku kasih sayang yang abadi untuk menuntun hidupku.
Sabtu, 31 Mei 2014
Jiwaku Pergi
Sabtu, Mei 31, 2014 by Yahya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar